Merasa Bisa Redam Salah satu Pimpinan media On Line, JS Bandar Togel Seribu Dolok Merasa Makin Hebat.

BidikNewsToday.Com | Simalungun – Selama ini kerap diberitakan oleh salah satu media on line  yang beralamat kantor diseputaran kota siantar ,persisnya di jalan mawar  kecamatan siantar barat ,membuat  J S  Sang Bandar Togel yang  juga dituding pemilik  media tersebut sebagai Bandar Narkoba Sabu-sabu untuk wilayah Seribu dolok dan sekitarnya jadi uring-uringan dan pasang langkah jurus pengamanan untuk tidak jadi bahan pemberita media tersebut.

Hal inipun jadi lahan dan kesempatan yang tidak disia-siakan oleh sang pemilik media on line yang dikenal bengis dan munafik tersebut untuk kenal dan bisa meraih pundi-pundi rupiah dari sang bandar togel dan narkoba tersebut.

Informasi yang di dapatkan Pemred Bidik News dr salah seorang Narasumber yang layak dipercaya dan dijadikan acuan, Beberapa waktu lalu ( Sekitar bulan 10-11 ) bulan lalu, Jaga Sipayung ( JS )  yang memiliki  abang kandung Jamega Sipayung yang pernah menjadi Tahanan Poldasu dalam kasus 303  beberapa bulan lamanya, Langsung berkunjung dan tatap mukak dikantor media yang kerap memberitakannya.

Bahkan Photo pertemuan Sang pemilik media yang dikenal para bandar 303 sebagai media yang bengis dan terkesan munafik ini, dijadikan JS sebagai photo sampul photo profil hpnya.

Menyikapin hal ini , Salah seorang Tokoh Pemuda/  Masyarakat Kota Siantar  ,Ucok Naipospos menegaskan , Bahwa kredibilitas marwah seorang jurnalis telah dipertaruhkan oknum pemilik media tersebut.

kalau memang mau cari uang ,ya dari awal aja sipemilik media itu jangan beritakan si JS , dibicarakan aja dengan yang bersangkutan   .  jangan setelah publik banyak yang tahu, beliau sekarang baru diam seribu bahasa, ujar Ucok menyikapin bocoran pertemuan pemilik media tersebut dengan Sang Bandar togel  ternama Seribu dolok Jaga Sipayung (JS ) itu.

Gara-gara ulah satu oknum, bisa hancur reputasi kredibilitas dan marwah profesi jurnalis dibuat pemilik media tersebut , Kenapa saya katakan begitu ,ya tentu sang bandar togel itu bisa memiliki  pemikiran bahwa media bisa dijinakkan dan bisa untuk diaturnya. beliau juga akan merasa super karena kaum intelektual setingkat profesi wartawan yang tentunya memiliki pemikiran yg luas dan tajam, mampu untuk dibelinya dengan bisa diredamnya berita dengan cara menyuap pemilik media yang selama ini dikenal  begitu beringas menghantam bisnis haram yang dilakoni JS di daerah kecamatan seribu dolok, Ujar Ucok penuh kesal nya.

Ketua LBH Pusbadhi Miduk Panjaitan S.H ,yang dimintai pendapatnya  oleh BIDIK, memandang ini sebuha sikap yang tak perlu dicontoh dari pemilik media tersebut.

Saya berpendapat bahwa si pemilik media ini sudah biasa melakoni sikap yang merasa besar sendiri ,main sendiri ,86 sendiri dan  makan sendiri. Ini yang saya lihat karakter dan watak dari si pemilik media ini.

Tentu hal ini juga tak terlepas dari kebodohan si objek yang di beritakan media ini selama ini. ini preseden buruk buat jurnalis dan pemilik media agar lebih mengutamakam Etika Jurnalis dalam pemberitaan  yang tidak sebatas  ninna tu ninna. Tapi karena saya menganggap sosok si JS Ini Orang Yang bs ditakut-takuti disamping memang pekerjaan yang dilakoninya menyerempet ketindakan pelanggaran hukum , makanya dirinya merasa jadi bahan olok-olokan si pemilik media tersebut. Saya berharap ,Sebagai Orang yang paham hukum ,bila Aparat masih ada di kabupaten simalungun ,Khususnya di daerah seribu dolok, Tolong la segera ditangkap itu si JS  bila dia itu memang Bandar Narkoba dan Togel seperti kerap di beritakan media on Line yang beralamat di jalan mawar itu, Ujar Pria Berkumis tebal ini yang sehari-hari berprofesi sebagai Pengacara dan dikenal  keluarga dekat dari  Sekjend DPP Partai Demokrat  DR Hinca Panjaitan M Hum , yang kini duduk di Komisi III DPR RI setelah terpilih dari Dapil Sumut III Mewakili masyarakat sumatera utara  di gedung  senayan Republik Indonesia ini. Jangan mentang- mentang JS bisa  meredakan dan meredam   pemilik  salah satu media on line yang kerap memberitakannya , JS Merasa semakin sepele dan merasa aman-aman saja  dalam melakoni bisnis Togel dan Narkoba  yang selama ini jadi sumber mata airnya Jaga Sipayung diwilayah seribu dolok. (B.01, HS).