Siantar-Simalungun Punya Pemimpin Baru : Rakyat Harus Sejahtera, Bangkit Dan Maju.

Coretan Pemred Bidik News Today : Hendra Silitonga.

 

BidikNewsToday.Com (Pematangsiantar) – Siantar dan Simalungun adalah 2 Daerah bertetangga yang tidak dapat dipisahkan dan saling memiliki history perjalanan sejarah yang banyak persamaan dan saling menopang serta harus sejalan bila ingin menuju capaian cita-cita dan Visi Rakyat Harus Sejahtera Bangkit Dan Maju.

Dalam sejarah sejak pemilihan kepala daerah dilakukan secara langsung, belum pernah antara kedua pemimpin Siantar dan Simalungun ini untuk saling berkordinasi bagaimana cara yang ‘JITU’ dalam percepatan pembangunan dan Perluasan Wilayah Kota Siantar demi kemajuan Kabupaten Simalungun dalam ketertinggalan pembangunan wilayah yang jalan di tempat, khususnya pada masalah akses kondisi jalanan infrastruktur yang banyak dalam kondisi darurat akibat tidak disentuh oleh pemimpinnya selama ini.

Kini dalam perhelatan Pilkada serentak Tahun 2020 ini, sudah hampir dipastikan Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar akan memiliki Pemimpin Baru yang membawa Motto Rakyat Harus Sejahtera Bangkit Dan Maju.

Untuk Kabupaten Simalungun Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Nomor Urut 1 (Satu) Radiapoh Hasiolan Sinaga, SH dan Zonny Waldi, S.Sos, berhasil mengungguli 3 calon lainnya dengan Raihan di atas 40% Suara Sah (Hasil dari Beberapa Lembaga Survey).

Sedangkan untuk Kota Pematangsiantar Pasangan Calon Tunggal Walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar yang membawa Motto Siantar Bangkit dan Maju, Ir. Asner Silalahi,MT – dr. Susanti Dewayani, Sp.A, mampu meraih kemenangan mutlak melawan kotak kosong dengan perolehan suara di atas 75%.

Ini pertanda dan membuktikan bahwa masyarakat kedua daerah ini benar-benar menginginkan adanya sebuah perubahan besar yang harus dilahirkan oleh pemimpin wilayah kedua daerah ini.

Bila selama ini di antara kedua pemimpin membawakan keegoannya masing-masing, seperti hubungan keegoisan yang dipertontonkan antara DR. J. R. Saragih (Bupati Simalungun) dan DR. Hefriansyah, MM (Walikota Pematangsiantar), Ke depan hal ini tak perlu lagi dipertontonkan oleh kedua pemimpin wilayah yang terpilih dan menang dengan cara terhormat ini.

Program jangka pendek, menengah dan jangka panjang pembangunan daerah, harus tersusun rapi dan dapat di akses oleh semua lapisan masyarakat sesuai dalam tuntutan jaman di era keterbukaan publik, yang mana manfaatnya membawa kecerdasan masyarakat, apa dan bagaimana kedua daerah ini kedepannya.

Tokoh pers Siantar-Simalungun Yarmen D. Silitonga yang cukup mengetahui banyak sejarah kedua daerah ini mengatakan kepada kru Bidik News, bahwa selama ini, kedua orang pemimpin daerah ini kebanyakan berwacana daripada bekerja.

Mulai dari Program pemekaran Kabupaten Simalungun, perluasan Kota Siantar yang direncanakan mulai Siantar Steat, Rambung Merah sampai ke Perumnas Batu VI, Semua hanya tinggal bualan belaka.
Tidak tahu lagi sudah berapa banyak anggaran yang digelontorkan pemerintah kedua daerah selama ini dengan adanya wacana-wacana yang tidak berujung dan tidak memiliki hasil sampai saat ini.

Ini masih salah satu contoh persoalan yang perlu disegerakan di antara kedua pemimpin ini nantinya, agar mau untuk duduk bersama dalam melahirkan sebuah kebijakan berkesinambungan.

Ini salah satu harapan yang mungkin bisa jadi goresan agar manfaat dari keseriusan pemimpin yang terpilih di kedua daerah ini, melahirkan kebijakan dengan mengesampingkan kepentingan dan keegoisan yang dipertontonkan dan tidak membawa manfaat kepada Rakyat”, Ujar Bapak 15 Cucu ini penuh harapan kepada kedua pemimpin yang terpilih lewat lika-liku penuh sebuah perjuangan dan perjalanan panjang ini…Bersambung…