Tak Dipakai Jadi Humas Tikoti, Oknum Wartawan Online Ini ,Dinilai Banyak Pihak Sebagai Orang Yang Tidak Profesional. “Ketua MMI : Ibarat Meludah Kelangit,Memercik Mukak Sendiri”.

(Insert) Foto B.S Oknum Wartawan dari salah satu Media Online Daerah Siantar - Simalungun.

Laporan Arifsyah Damanik /Korlip Sumatera Utara.

 

BidikNewsToday.Com (Sumut) – Oknum Salah seorang wartawan Media Online terbitan Luar Sumatera Utara (Sumut ), B S ,S.H , dituding banyak pihak sebagai Orang yang tidak profesional dalam bekerja.

Gimana dianggap tidak profesional dalam bekerja sebagai jurnalis , BS dianggap sebagai orang yang paling Naif dan terkesan paling munafik dalam menjalankan tugas jurnalistiknya .

Hal ini pun berdasarkan keterangan dan pengakuan beberapa pihak kepada Kru Bidik News pada selasa sore (6/04/2021 ) ,dimana akhir-akhir ini , B S,S.H getol memberitakan persoalan judi di Siantar- Simalungun, serta para pihak Pengelolanya atau yang lazim disebut sebagai Bandar Tikoti (303 ) .

Pemberitaan yang terkesan tendensius ini pun dilatar belakangi oleh akibat faktor sakit hati dan terbuangnya B S sebagai dari bagian orang yang dipercaya selama ini.

Akibat dari ketidakpuasannya tidak mendapatkan kepercayaan lagi sebagai Humas , dimana peranan humas ini biasanya sebagai tukang bagi-bagi jatah.

Sumber Bidik News Ini menegaskan dan memebenarkan ,bahwa B S ,S.H sempat dipercaya membagi-bagikan jatah kepada beberapa pihak .

Jadi, lazimnya fungsi humas ini dipakai biasanya untuk sebagai juru bagi-bagi kepada pihak Lsm maupun wartawan la.

Ada sempat 2 Bulan Saudara B S ini membagikan jatah-jatah dari pengelola Tikoti. Dan 2 bulan belakangan ini ,beliau sudah tidak diberdayakan lagi.

Makanya beliau begitu terasa dan saya yakin sangat sakit hati la kepada pihak-pihak yang tidak mempercayainya lagi, terutama si DN yang katanya Oknum TNI, sampai-sampai nama kesatuannyanya pun ikut ditulis si B S, Ujar Narasumber BIDIK ini saat ngopi di seputaran jalan Melanthon Siregar.

Seharusnya beliau (B S ) itu tidak perlu la menyebut nama kesatuan seseorang . Apalagi kita tahu orang yang tahu hukum. Masak gara-gara ulah satu oknum ,rusak nama baik kesatuan jadinya dibuat tulisan Oknum wartawan tersebut,ujar Sumber BIDIK Ini memberikan pandangan dan pendapatnya tentang prilaku oknum Wartawan B S ini .

Masih menurut Pria Berbadan Tinggi besar ini memberikan pendapatnya, setujunya saya bila berita yang dibuat B S , tanpa sarat kepentingan apa-apa ,dan tanpa faktor lain.

Tapi bila hanya karena faktor kepentingan dirinya yang menonjol,saya rasa ini bukan wartawan namanya. Berarti Ini Oknum wartawan yang memperalat profesi untuk mencari kepentingannya semata, tanpa memikirkan dampak kepada orang lain,maupun institusi,Ujar Narsum ini sembari meminta jati dirinya tak usah dipublikasikan .

Doc : Ir. Bona Tua Naipospos Ketua MMI Kota Pematangsiantar,

Ketua MMI Angkat Bicara .

Sementara ditempat terpisah ,Tokoh kebijakan publik dan pemerhati pemerintahan, Ir BONA Tua ,Naipospos menilai, Bahwa apa yang dilakukan oknum Wartawan B S adalah sebuah bentuk kebodohan.

Bila benar B S ,S.H pernah terlibat sebagai humas maupun jadi juru bagi dalam dunia Tikoti (303) sebagaimana informasi yang saya terima dari lapangan, Disini jelas saya tegaskan , bahwa Oknum wartawan si B S itu seperti ” Meludah Kelangit Memercik Mukaknya Sendiri “, Ujar Ketua DPC MMI Kota Pematangsiantar ini memberikan pandangannya soal berita B S yang terkesan Naif dan tendensius kepada seseorang , di salah satu media Online tempat B S bernaung .

Apalagi saya baca isi dari beritanya B S itu, membawa-bawakan nama kesatuan Oknum yang jadi objek pemberitaannya.

Jangan ulah satu oknum, satu Batalyon yang terikut-ikut. Ini benar-benar tidak profesional namanya B S ini dalam menghajar seseorang yang katanya Bandar judi.

Bahaya ini B S bila kesatuan tidak terima, ujar Ir Bona Tua Naipospos sembari berharap agar secepatnya itu berita diralat.

Seharusnya kan bisanya si wartawan itu menulis , Salah seorang Oknum TNI yang bermarkas di jalan marihat ,atau di jalan asahan, ujar Bona memberikan contoh kecil untuk menghindari delik maupun pihak-pihak yang lain.

Harapan saya ,secepatnya la oknum wartawan media tersebut meralat maupun memberikan kata-kata yang lebih bijak lagi ,agar dirinya pun terhindar dari delik,maupun dari sikap tendensius yang cepat terbaca, ujar mantan Anggota DPRD Kota Siantar ini pada Korlip Bidik News Arifsyah Damanik diseputaran jalan cokroaminoto . (B.18.ARIFSYAH).

 

Editor : Andi Harta/ AL ,Lubis S H.